Resep Tante - Resep Tante Aina

Resep Tante

Hampir seluruh  orang pernah merasakan  ISK atau infeksi drainase  kemih. Kondisi ini dapat  ringan dan bisa  sembuh sendiri, namun dapat  juga lumayan  parah sampai  perlu diobati dengan antibiotik guna  ISK. Apa saja jenis antibiotik guna  ISK dan kapan usahakan  obat itu  digunakan? Simak ulasan  berikut.



Infeksi drainase  kemih atau ISK adalah penyakit infeksi yang terjadi pada sistem drainase  kemih, mulai dari ginjal, ureter (saluran yang membawa   urine dari ginjal ke kandung kemih), kandung kemih, sampai  uretra atau drainase  kemih.

Infeksi ini sangat  sering diakibatkan  oleh bakteri, laksana  E.coli. Namun di samping  bakteri, virus dan jamur juga dapat  menyebabkan infeksi drainase  kemih.

Ada sejumlah  faktor risiko yang dapat  menyebabkan seseorang rentan terpapar  ISK, yaitu:

Pernah menderita infeksi drainase  kemih sebelumnya.
Kurang menjaga kesucian  area kelamin. Pada wanita, teknik  membersihkan vagina yang salah, yakni  dari belakang ke depan (anus ke vagina), dapat menciptakan  kuman dari anus terbawa ke drainase  kemih dan memunculkan  infeksi. Hal berikut  yang sering mengakibatkan  ISK pada wanita.
Sering menyangga  pipis.
Penyumbatan pada drainase  kemih, misalnya sebab  batu ginjal, pembesaran kelenjar prostat, atau kelainan bawaan bermunculan  pada drainase  kemih.
Kondisi yang menciptakan  sistem kekebalan tubuh lemah, contohnya  penyakit diabetes dan efek samping penyembuhan  kemoterapi.
Penggunaan sabun pembersih vagina.
Sering bersangkutan   seksual.
Pemakaian kateter dalam jangka panjang.
Perlukah ISK Diobati dengan Antibiotik?
Tidak seluruh  penyakit ISK butuh  diobati dengan antibiotik. Jika masih ringan, lazimnya  ISK bisa  sembuh dengan sendirinya atau dengan teknik  alami, yakni  minum tidak sedikit  air putih untuk menambah  frekuensi buang air kecil, sampai-sampai  bakteri bisa  keluar bareng  urine.

Namun pada fenomena  ISK yang berat, yakni  yang disertai demam, ada  nanah atau darah pada urine, susah  mengontrol BAK, tidak jarang  mengompol, atau nyeri berat pada pinggang atau punggung, perlu dipakai  antibiotik guna  ISK.

Di samping  itu, obat antibiotik pun  perlu diserahkan  pada ISK yang tidak membaik dalam masa-masa  lebih dari 2 hari, dialami  semakin parah, atau paling  sering kambuh.

Ada tidak sedikit  pilihan jenis antibiotik guna  ISK yang dapat  digunakan, di antaranya:

Levofloxacin
Cefixime
Ciprofloxacin
Nitrofurantoin
Trimetophrime/sulfametoxazole
Fosfomycin
Amoxicillin
Untuk menilai  jenis antibiotik mana yang tepat dipakai  untuk mengobati ISK, dibutuhkan  pemeriksaan ke dokter terlebih dahulu.

Sebelum menilai  jenis, dosis, serta lama pemakaian  antibiotik guna  ISK, dokter bakal  menilai dulu seberapa parah ISK yang dirasakan  oleh pasien. Kadang juga dibutuhkan  pemeriksaan kultur bakteri dan resistensi obat untuk memahami  jenis antibiotik apa yang ampuh membunuh bakteri tersebut.

Oleh sebab  itu, obat-obatan antibiotik guna  ISK usahakan  didapatkan  dan dipakai  sesuai resep dokter. Pemakaian antibiotik guna  ISK tanpa pemantauan  dokter dapat  saja salah jenis, dosis, atau lama pemakai annya. Hal ini berisiko menciptakan  ISK tidak sembuh atau bahkan menciptakan  bakteri penyebab infeksi menjadi kebal terhadap antibiotik.

Di samping  antibiotik, dokter pun  dapat meresepkan obat ISK lainnya, yakni  obat antinyeri atau OAINS (seperti diclofenac, paracetamol, dan asam mefenamat) untuk meminimalisir  paradangan dan rasa sakit yang timbul dampak  ISK.

Konsumsi Antibiotik guna  ISK Harus Sampai Habis
Walaupun merasa telah  lebih baik sesudah  menjalani penyembuhan  dengan antibiotik, kita  tetap me sti menguras  antibiotik yang diresepkan dokter. Pasalnya, andai  pemakai an antibiotik dihentikan terlampau  cepat, bakteri di drainase  kemih dapat  kembali tumbuh sebab  belum semuanya terbasmi.

Jika urusan  itu  terjadi, fenomena  ISK akan hadir  kembali dan malah  semakin susah  untuk diobati.

Jadi, tidak boleh  sembarangan melakukan pembelian  sendiri antibiotik guna  ISK dan menghentikan pemakai annya tanpa sepengetahuan dokter. Berkonsultasilah dulu dengan dokter bila   Anda mengalami fenomena  infeksi drainase  kemih, supaya  dapat diserahkan  obat yang sesuai. Begitu pun  bila ISK tidak jarang  kambuh atau tidak membaik dengan antibiotik.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Resep Tante "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel